Bagi para pelajar yang ingin memikirkan masa depannya, beberapa minggu, hari dan jam yang terakhir ini adalah waktu yang bermakna. Beberapa hal yang perlu kita kenali prilaku kebiasaan yang perlu kita siasati sebelum menghadapi ujian diantaranya: langkah kehidupan kita meningkat dengan tajam, sulit duduk dengan tenang untuk belajar, mengalami debaran jantung yang sangat keras dan kecepatan nafas bertambah, memandang tumpukan catatan pelajaran yang akan diujikan terasa pusing, waktu berlalu dengan cepat, kepanikan pun menyerang, merasa bahwa teman-teman kita selalu terlihat lebih percaya diri dan lebih tenang. Pendeknya kita akan berhadapan dengan persoalan bagaimana menggunakan sisa waktu kita dengan cara efektif.
Ada beberapa metode menggunakan waktu agar dapat memperoleh manfaat sepenuhnya dari waktu belajar yang tersedia. Langkah pertama, susunlah rencana rencana belajar mingguan, harian dan jam untuk rencana sesi belajar yang akan dilakukan. Langkah kedua adalah membagi tugas belajar dalam waktu yang tersedia, setelah mengatur periode kemudian tentukan sasaran masing-masing dari mata pelajaran. Untuk mendapatkan perspektif dari masing-masing mata pelajaran lihatlah silabus bila ada. Kita harus mendaftar bidang kepentingan dari tiap-tiap mata pelajaran. Bila silabus tidak tersedia, bukalah kembali catatan sehingga bila kita belajar dengan tujuan yang sangat umum, itu berarti kita hanya akan membuang waktu saja.
Sistem belajar kebut semalam, yang merupakan praktek tradisional harus dipandang sebagai upaya terakhir dan bukan sebagai tahap belajar yang direncanakan dalam persiapan ujian. Sistem belajar ini akan menghambat belajar yang tuntas dan dapat mengakibatkan kebingungan selama ujian. Luangkanlah waktu untuk istirahat, karena keletihan mental dan fisik akan melemahkan sehingga sangat berbahaya untuk konsentrasi dalam menghadapi ujian. Waspadalah terhadap rangsangan seperti minum kopi teh dan tablet yang dapat mencegah tidur, terlalu banyak kafein didalam tubuh dalam kondisi tegang dapat menghasilkan efek negatif, tangan bergetar, konsentrasi berkurang,dan menimbulkan kegelisahan.
Selengkapnya...
Sebuah Sekolah yang berlokasi dilereng Gunung Bungsu, Jorong Talago, Kenagarian Taeh Bukik, Kec. Payakumbuh kab. Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Sekolah yang didirikan pada tahun 2007 ini disambut hangat oleh masyarakat setempat yang sangat haus akan pendidikan.
Kamis, 31 Maret 2011
Langganan:
Komentar (Atom)